
Siapkan sang kakak menerima adik baru (dok. corbis.com)
baitul-hikmah.com – “Adik baru, ibu dan ayah bukan lagi milikku seorang” Pemikiran berbagi ibu dan ayah dengan kehadiran adik bayi laki-laki atau perempuan dapat menggangu bagi anak kecil. Terlebih bila sang anak telah mendapatkan perhatian penuh orang tua beberapa lama.
Sang anak, tak terelakkan pasti mengalami emosi campur aduk bagaimana hidupnya akan berubah saat adik bayi datang ke rumah. Perhatian ibu berubah, perhatian ayah pula, bahkan bisa jadi perhatian keluarga besar lain, nenek, kakek, paman pun berubah.
Waktu yang terbaik untuk memberitahu anak jika tentang kabar menggembirakan menurut Freshteh Farahan, ahli tumbuh kembang anak di AS, ialah ketika perut ibu semakin kentara membesar, atau sekitar usia kehamilan 4-5 bulan. Jika orang tua memberi tahu lebih awal, waktu menunggu bisa jadi terlalu lama bagi si kecil anda. Namun jika anda menunda terlalu lama, si bocah tak akan memiliki cukup waktu untuk menyesuaikan diri dengan gagasan ada tambahan anggota keluarga baru dalam rumah.
Ada banyak cara yang dapat anda persiapkan bagi si sulung untuk kedatangan adik bayinya seperti:
Ketika anda di rumah sakit, pastikan selalu berkomunikasi dan berhubungan dengan anak anda sesering mungkin. Itu akan memastikan si anak jika semua berjalan baik-baik dan anda akan pulang ke rumah sesegera mungkin.
Saat ia berkunjung ke rumah sakit, pastikan adik bayi berada dalam posisi aman, hingga memungkinan anda memberi pelukan besar kepada anak pertama anda, dan si sulung juga mampu menyentuh adik bayi. Anda bisa memberi kaos atau tulisan di dada berwarna-warni berbunyi “Hi, I’m the big brother” untuk menimbulkan kesan pada si sulung anda jika ia sedang berkomunikasi dan menyapa adik kecilnya. (itz/republika)
Artikel News Lainnya :