Yayasan Baitul Hikmah Elnusa

Kontak

021-7829511

admin@baitul-hikmah.com

GRAHA ELNUSA, Jl.TB Simatupang Kav 1B Cilandak Jakarta Selatan 12560

Program YBHE

Jadwal Sholat
Latest Blog Entries YBHE Blackberry Launcher

Hikmah Sholat Subuh & Bangun Pagi

28 Juni 2011 | 28 June 2011 M Oleh: Admin Baitul-hikmah.com

Allah SWT berfirman :

…dan (laksanakan pula shalat) subuh. Sungguh, shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (QS. Al-Isra’ : 78)
Al-Qur’an menganjurkan kepada setiap muslim untuk tidur lebih awal dan bangun sejak fajar.
Di dalam sebuah hadits shahih Rasulullah SAW bersabda :
“Umatku ini diberkati ketika bangun pagi-pagi.” (HR.Ath-Thabrani dalam Al-Ausat)

Di dalam riwayat lain beliau bersabda :

Dua rakaat subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim)

Adapun manfaat dari sisi kesehatan yang dapat diperoleh seseorang jika membiasakan diri bangun pagi adalah sebagai berikut.

  1. Kadar gas ozon (O3) dalam udara pagi mencapai titik yang paling tinggi. Kadar ini akan berkurang secara berangsur hingga hilang sama sekali begitu matahari terbit. Gas ini sangat bermanfaat bagi organ-organ saraf karena dapat mengaktifkan kerja otak dan otot tubuh. Karena itu, seseorang akan mencapai puncak keaktifan pikiran dan otot-ototnya di waktu pagi. Saat menghirup udara pagi, seseorang akan merasakan kenikmatan dan kegembiraan yang tidak bisa dibandingkan dengan waktu siang maupun malam.
  2. Warna merah pada sinar fajar dapat memengaruhi urat-urat saraf, yakni membangkitkan kesadaran dan gerak saraf. Fajar mengandung sinar ultraviolet yang cukup tinggi sehingg kulit membutuhkan asupan vitamin D yang tinggi pula.
  3. Bangun pagi berarti memutus waktu tidur yang lama. Penelitian telah membuktikan bahwa orang yang tidur dalam waktu lama, dan posisi sama, mudah terserang penyakit jantung. Tidur, tidak lain hanyalah diam secara mutlak. Diam dalam waktu lama dapat mengakibatkan terjadinya pengendapan lemak pada dinding arteri koroner. Mungkin inilah salah satu hikmah yang dapat dipetik oleh orang-orang beriman yang bangun tengah malam untuk melaksanakan shalat. Seraya mendekatkan diri ke[ada Allah SWT, mereka terhindar dari penyakit pembuluh darah.
    Allah SWT berfirman :
    “Dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.” (QS Al-Furqan : 64)
    Dalam memotifasi kaum muslimin untuk bangun malam dan mengerjakan shalat tahajjud, Allah SWT berfirman :
    “Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa), dan (bacaan di waktu itu) lebih berkesan.” (QS Al Muzzammil : 6)
    Sementara itu, hal yang dapat membuat seseorang merasa bersemangat untuk bangun malam dan melaksanakan shalat-shalat sunnah adalah bangun setelah tidur.
  4. Secara ilmiah, kadar hormon kortison dalam darah mencapai tingkat yang paling tinggi di waktu pagi, yakni 7-22 mikrogram / 100 mil plasma. Hormon kortison ini menyuplai energi bagi tubuh.
Dapat disimpulkan bahwa seorang muslim yang komitmen terhadap ajaran Al-Qur’an adalah tipe manusia unggul. Ia bangun pagi sekali dengan penuh semangat, lalu memulai tugasnya saat itu juga. Kemampuan otak, jiwa, dan otot-otot tubuhnya sedang dalam kondisi yang sangat prima sehingga akan berdampak pada hasil produksi. Jika dilakukan secara serentak oleh seluruh umat muslim, tentu hal ini dapat menjadikan masyarakat muslim sebagai masyarakat unggul dibandingkan masyarakat lain.
Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ra, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda :
“Setan akan membuat 3 simpul tali pada tengkuk salah seorang diantara kalian saat sedang tidur dimana setiap simpul tali akan membuat ia tidur dalam waktu yang lama. Karena itu, tidurlah. Apabila ia terbangun lalu berdzikir kepada Allah, 1 simpul akan terlepas. Apabila ia berwudhu, 1 simpul lagi akan terlepas. Dan apabila ia mengerjakan shalat, simpul terakhir akan terlepas, sehingga ia akan semangat dan berada dalam kondisi jiwa yang baik. Jika tidak, jiwanya akan menjadi buruk dan bermalas-malasan.”

Tidak perlu bukti ilmiah untuk menunjukkan kebenaran hadits Rasulullah SAW. Cukup dengan membandingkan 2 orang lelaki yang salah satunya bangun pai dan mengerjakan shalat subuh, sedangkan yang satunya lagi tidur hingga matahari terbit. Hasilnya, orang yang mengerjakan shalat subuh merasakan semangat dan ceria sepanjang hari, sedangkan yang tidak shalat merasakan kondisi sebaliknya.

Ya Allah, berilah kami petunjuk kebenaran pada agama kami, dan berilah kesehatan pada badan kami. Wahai Tuhanku, jadikanlah surga sebagai tempat tinggal dan tempat berlindung. Amin Ya Rabb…

Sumber : Ensiklopedia Kemukjizatan Ilmiah dalam Al-Qur’an dan Sunnah

Tulisan Dunia Perkantoran Lainnya :

2 Responses
  • by Ami 6 Februari 2012 pukul 11:21

    Artikel yang sangat bagus dan memotivasi.
    Tapi saya mau meluruskan seidkit soal doa yng di akhir artikel (tercetak miring),
    surga bukan tempat kita berlindung, tapi HANYA ALLAH lah tempat kita berlindung !!
    Jadi menurut saya doanya akan lebih baik begini :
    “Ya Allah, berilah kami petunjuk kebenaran pada agama kami, dan berilah kesehatan pada badan kami. Wahai Tuhanku, jadikanlah surga sebagai tempat tinggal abadi bagi kami. Amin Ya Rabb…”

Tinggalkan komentar anda: