baitul-hikmah.com — Luapan amarah atas kebengisan dan kebrutalan agresi Israel atas Jalur Ghaza merambah ke lapangan hijau. Adalah Frederic Kanoute, pemain terbaik Afrika 2007 yang juga striker Sevilla yang memamerkan kaos dalamnya yang bertuliskan Palestina dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Arab, saat merayakan golnya ke gawang Deportivo Coruna dalam Piala Spanyol.
Aksi humanis itu ditunjukkan Kanoute sebagai bentuk solidaritas atas kekejaman Israel terhadap warga Jalur Ghaza yang tak henti-hentinya diserang dari darat, laut, dan udara.
Seperti diberitakan middleeastonline, Jum’at (9/1), striker berusia 31 tahun itu mengangkat kaos klubnya untuk memperlihatkan kaos dalamnya yang bertuliskan ‘Palestina’ dalam pertandingan melawan Deportivo Coruna, Kamis (8/1) malam.
Atas aksinya itu, sejumlah pengamat menjelaskan bahwa Kanoute bisa saja menghadapi sanksi dari otoritas sepakbola Spanyol jika tindakannya itu dinilai sebagai upaya penyampaian pesan-pesan politik saat pertandingan berlangsung.
Kanoute adalah warga Mali kelahiran Francis. Kanoute sudah menjadi pemain Sevilla sejak tahun 2005. Sebelumnya Kanoute pernah bermain di Liga Primer Inggris dengan memperkuat Tottenham. Kanoute sendiri adalah seorang Muslim yang kerap menyokong sejumlah kegiatan kemanusiaan.
Pada tahun 2006 Kanoute mendirikan yayasan yatim piatu di Mali, dan tahun berikutnya Kanoute diberitakan ikut menyumbang USD 700.000 untuk menyelamatkan sebuah masjid di Seville yang hampir saja mau dijual. (wi)